Apakah Performa Barcelona Terpengaruh Oleh Pemotongan Gaji?

Senin, 14 Juni 2021

Arenabola.id – Blaugrana mengalam kerugian yang sangat besar musim lalu karena pandemi COVID-19.

Banyak yang menganggap kabar pemotongan gaji berdampak pada performa Barcelona di lapangan, namun tidak demikian dengan wakil presiden Jordi Moix.

Seperti kebanyakan klub, pandemi virus corona juga menghantam Barcelona secara finansial, karena pekan ini raksasa Catalunya itu mengumumkan kerugian sebesar €97 juta untuk periode tahun ekonomi 2019/20.

Barcelona juga menyalahkan pandemi COVID-19 sebagai penyebab utama penurunan pendapatan tahunan mereka yang mencapai €203 juta.

Di tengah pembicaraan mengenai Barcelona yang akan menerapkan pemotongan gaji untuk banyak karyawan, Moix menegaskan dalam wawancara dengan RAC1 bahwa para pemain kemungkinan tidak akan termasuk dalam kebijakan tersebut.

“Kami tidak menciptakan Covid,” kata Moix. “Penghasilan €200 juta yang tidak kami miliki bukanlah hasil dari kesalahan manajemen kami.”

“Pemotongan gaji juga belum tentu untuk para pemain, ada kemungkinan tentang adanya formula yang beragam untuk kasus yang berbeda.”

“Kontrak kerja dapat disesuaikan dengan kriteria olahraga, kriteria proporsionalitas, dan situasi dunia olahraga.”

“Ini adalah situasi yang luar biasa dan kami harus mencari solusi di klub untuk menyeimbangkan anggaran finansial dengan cara terbaik.”

“Menghindari kehilangan pekerjaan di masa depan adalah hal yang harus kami prioritaskan.”

Moix juga mengindikasikan masa depannya di Camp Nou semakin tidak pasti setelah pada Rabu (7/10) kemarin terkonfirmasi bahwa mosi tidak percaya terhadap presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu akan dilanjutkan.

Setelah para anggota klub mencapai jumlah tanda tangan yang diperlukan untuk gerakan tersebit, referendum presiden akan diadakan dalam beberapa bulan mendatang.

“Pekan depan kami akan duduk dengan para anggota dewan lainnya untuk menilai situasi setiap kali mosi kecaman berakhir dalam pemilihan,” lanjut Moix.

“Saya tidak mengesampingkan apa pun sekarang, saya juga tidak mengesampingkan pengunduran diri.”

Dalam referendum itu sendiri, 66 persen suara akan dibutuhkan untuk menggulingkan Bartomeu dari posisinya.

Hal Menarik Lainnya