APPI Sampaikan Keberatan Dengan Keputusan PSSI

By Editor-S - pada 29th Mar 20 7:37 pm

Arenabola.id-  Ada beberapa pertimbangan yang jadi keberatan APPI terkait keputusan PSSI.

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) merespons keputusan PSSI soal status kompetisi dan pemangkasan gaji. Mereka menilai langkah yang dilakukan induk sepakbola nasional tersebut tidak tepat.

Berdasarkan surat PSSI bernomor 48/SKEP/III/2020, menyatakan Liga 1 dan 2 force majeure atau keadaan kahar terhitung Maret hingga Juni 2020. Penyebaran virus corona di tanah air yang kian luas jadi sebabnya.

Dijadwalkan Liga 1 dan 2 kembali bergulir pada Juli mendatang, dengan catatan situasi sudah membaik. Namun bila pemerintah menambah masa tanggap darurat, karena virus corona masih tak terkendali, kompetisi dihentikan seutuhnya.

Selama kompetisi dihentikan, PSSI hanya mewajibkan klub membayar 25 persen dari gaji pemain dan ofisial yang tertera dikontrak. Hal tersebut yang membuat APPI keberatan.

APPI menilai PSSI tak bisa langsung menentukan besaran potongan gaji. Seharusnya pemain dan ofisial terlebih dahulu sepakat dengan klub terkait kebijakan yang diambil tersebut.

Apalagi, FIFA, AFC dan FIFPro, belum mengambil keputusan soal besaran gaji yang diterima pemain selama liga berhenti. Mengingat, tak hanya Indonesia yang kompetisinya berhenti, melainkan hampir seluruh dunia karena terdampak virus corona.

– Pengambilan keputusan tersebut tidak melibatkan pesepakbola sebagai stakeholder dan juga salah satu pihak yang paling terdampak dalam hal ini.

– Keputusan pembayaran gaji sebesar 25% sejak Maret-Juni merupakan hal yang seharusnya disepakati oleh kedua belah pihak karena perubahan kontrak kerja wajib dilakukan dengan kesepakatan antara klub dan pesepakbola, tidak bisa dilakukan sepihak.

– Klub wajib melakukan pembayaran DP [uang muka] dan gaji hingga bulan Maret 2020 sesuai dengan kontrak kerja antara klub dengan pesepakbola.

Hal Menarik Lainnya