Kala Covid-19 Mengubah Malam Magis Atalanta Jadi Neraka Bergamo

Rabu, 28 Oktober 2020

Arenabola.id – Hanya sebulan setelah kemenangan 4-1 atas Valencia di San Siro, Atalanta dan publik Bergamo kini terpuruk akibat penyebaran virus mematikan.

“Malam yang luar biasa, sebuah mimpi yang indah,” kata kapten Atalanta Papu Gomez kepada Sky Sport Italia setelah timnya meraih kemenangan gemilang 4-1 atas Valencia di hadapan 40 ribu publik Bergamo yang bergemuruh riang di San Siro.

“Jujur, saya tidak menyangka ada sebanyak orang itu datang kemari dari Bergamo. Rasanya fantastis, unik, dan akan terus kami kenang selamanya dalam hidup.”

Malam itu, kerumunan massa yang kegirangan saling berpelukan dan bersalaman saat melihat Gomez, Josip Ilicic, dan Hans Hateboer menggilas Valencia. Sayang, sebulan berlalu, malam magis di leg pertama babak 16 besar Liga Champions itu kini telah berbeda 180 derajat.

Dengan berselebrasi seperti itu, fans Atalanta secara tidak sengaja ikut ambil bagian dalam penyebaran Covid-19, virus mematikan yang telah menghancurkan Bergamo dan Italia. Per Senin (23/3), jumlah korban meninggal di Italia sudah melebihi 6000 jiwa.

Duel Atalanta-Valenia tersebut kini telah dijuluki sebagai “Partita Zero”, pelesetan dari ground zero yang mengindikasikan titik mula bencana. Sedangkan dokter kepala bidang pulmonolgi di rumah sakit utama Bergamo menyebut bahwa “bom biologis” telah meledak di San Siro.

Francesco Le Foche, seorang dokter imunologi, juga sepakat dengan hal itu. “Ada banyak pemicu utama atau katalis dalam penyebaran virus. Pertandingan Atalanta-Valencia bisa jadi salah satunya,” ungkap Le Foche kepada Corriere dello Sport.

“Sebulan telah berlalu sejak pertandingan itu, jadi jarak waktunya memang tepat. Gabungan dari ribuan orang, yang hanya berjarak satu sentimeter, terlibat dalam euforia seperti memeluk dan berteriak. Kondisi yang ideal untuk penyebaran virus.”

Hal Menarik Lainnya