Keinginan Alaba Main Dengan Messi Di Barcelona Dimengerti, Tapi…

By Editor-B - pada 16th Sep 20 10:44 am

Arenabola.id – Mengingat hubungan erat yang sudah terjalin antara Bayern dan Alaba, uang seharusnya bukan lagi faktor utama pembahasan kontrak.

Lothar Matthaus mengakui cukup mudah untuk memahami mengapa David Alaba ingin meninggalkan Bayern Munich untuk bekerja bersama Lionel Messi di Barcelona, tetapi bek Austria itu diminta tidak membiarkan faktor uang jadi penentu perjalanan karier.

Negosiasi perpanjangan kontrak pemain berusia 28 tersebut menemui jalan buntu.

Alaba sekarang tengah menjalani tahun terakhir kontrak bersama Bayern dan hingga detik ini sama sekali belum mengeluarkan isyarat bakal menyerahkan komitmennya pada sang juara Eropa.

Situasi tersebut kemudian memantik kritik dari mantan presiden Bayern Uli Hoeness yang menyebut Alaba sebagai ‘piranha serakah’ seorang agen, anggapan yang kemudian ditepis oleh sang pemain yang mengaku tidak mengajukan permohonan gaji besar di Allianz Arena.

Matthaus berharap semua pihak dapat menemukan solusi terbaik dan jika kepindahan terjadi, itu harus berdasar pada hal-hal terkait sepakbola, dan bukan keuntungan finansial semata.

“David adalah salah satu pemain penting di tim super ini. Saya yakin semua orang di klub berharap dia bertahan,” ujarnya di Sky Deutschland.

“Andai gosip yang menyebutkan Alaba dan penasihatnya membidik gaji yang lebih besar, maka menurut saya itu bukan sikap yang benar. Saya juga dahulu bisa mendapatkan uang yang lebih banyak, tetapi saya bisa memastikan pada David, ketika kariernya akan berakhir, itu tidak akan membuatnya bahagia.”

“Semua klub punya struktur gaji yang membuat satu atau dua pemain berada di atas. Mungkin saja Manuel Neuer dan Robert Lewandowski di Bayern dan mereka layak mendapatkannya. Tidak ada pemain yang mendapatkan gaji lebih besar dari Messi di Barcelona dan saya tidak bisa meminta lebih dari yang didapat Diego Maradona jika bergabung ke Napoli.”

“Tetapi jika David masuk dalam tiga atau lima besar pemain dengan gaji terbesar di Bayern, itu sudah sempurna. Terutama jika mengingat situasi sekarang, usia dan hubungan yang sudah terjalin antara David dan Bayern. Uang seharusnya bukan lagi faktor penting.

“Ada satu hal yang bisa dia raih tanpa uang yaitu cinta dan apresiasi dari klub, tim dan fans. Andai bergabung ke Real, Barcelona, Manchester City atau PSG, David akan dikenal sebagai pemain yang dihormati karena sosoknya yang hebat dan kemampuan bermainnya. Tetapi dia tidak akan menemukan kenyamanan dan kebaikan orang-orang seperti di FC Bayern.”

“Meski demikian, jika David menginginkan perubahan bukan berdasarkan pada uang, saya bisa mengerti itu. Dahulu saya ingin bermain untuk Real Madrid pada 1991, tetapi Inter menutup pintu. Jika David mengambil keputusan untuk mencoba hal-hal baru, maka itu dapat dipahami.”

“Jika dia ingin memperkuat tim seperti Real, menjajal pengalaman di Liga Primer atau merasakan magis bermain bersama Messi, argumen-argumen seperti ini dapat dimaklumi.”

Alaba sendiri mengeluarkan komentar terkait saga kontraknya: “Klub ini bukan hanya sekadar klub tetapi rumah dan keluarga. Saya sudah mengenakan jersey ikonik merah ini selama 12 tahun. Saya mengenakannya setiap hari dengan dedikasi, kebanggaan dan semangat. Kenyamanan di klub fantastis ini di atas segalanya dan sangat penting bagi saya.”

“Semua orang di sini ada di hati saya. Dalam sebuah keluarga mungkin ada perbedaan pendapat, ada adu argumentasi tetapi semua dibicarakan hanya di lingkungan keluarga. Saya tidak akan melupakan itu.”

“Saya sangat berharap dapat menemukan solusi secepat mungkin, sehingga klub, pihak-pihak terkait, rekan satu tim dan fans dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.”

Hal Menarik Lainnya