Kisah Pemain Newcastle Baku Hantam, Dapat 3 Kartu Merah, Kalah 0-3

Kamis, 29 Oktober 2020

Arenabola.id – Lebih dari satu dekade lantas di tanggal 2 April ini, ada duel classic Newcastle Versus Aston Villa. Di pertandingan ini pemain Newcastle ribut sendiri, bisa tiga kartu merah, serta dengan mutlak kalah.

Dalam partai Premier League tanggal 2 April 2005, pas 15 tahun kemarin, Toon Army melayani The Villans di St. James’ Park. Hanya sekali kalah, 0-1 di kandang Arsenal, semenjak perubahan tahun buat tuan-rumah Newcastle wajar yakin diri.

Buat Newcastle, laga itu mengidentifikasi peristiwa penting lain mengingat di minggu yang sama sang simbol Alan Shearer barusan memberitahukan akan pensiun. Di pertandingan ini, publik St. James’ Park juga menyambutnya seperti pahlawan.

Namun, gegap gempita tuan-rumah hanya berjalan sekejap. Baru lima menit laga diawali, Juan Pablo Angel telah buat team tamu Villa pimpin.

Newcastle memberi respon dengan desakan untuk desakan. Diantaranya membuat bola tandukan Shearer kelihatan tentang lengan bek Villa, Jlloyd Samuel. Tuan-rumah mengklaim penalti, tetapi wasit Barry Knight memandang sentuhan itu tidak disengaja.

Knight pada prosedurnya memang memberi sepakan penalti, tetapi bukan untuk Newcastle. Dia menunjuk titik putih pada menit ke-73 sesudah Steven Taylor lakukan handball di kotak terlarang. Taylor dikartu merah, buat Newcastle main 10 orang.

Tendangan penalti itu sekaligus juga digunakan Villa untuk meningkatkan keunggulan lewat sepakan 12 cocok yang dilaksanakan oleh Gareth Barry. Tujuh menit selanjutnya, Barry serta membuat The Villans unggul 3-0 melalui eksekusi penalti yang lain.

Nah, dalam hitungan BBC, tiga menit kemudian ada dua pemain Newcastle yang justru ribut sendiri di ruang mereka. Lee Bowyer serta Kieron Dyer serta sampai baku hantam, dengan Barry turut berupaya memisahkan.

Beritanya, Bowyer jengkel sebab menganggap Dyer tidak mengoperkan bola pada dianya. Apa saja faktanya, ke-2 pemain Newcastle itu saling bisa kartu merah, buat teamnya harus menyelesaikan laga dengan delapan orang.

Simak juga : Cerita Kartu Kuning 3 Detik Vinnie Jones ” Tidak tiap hari Anda lihat insiden semacam itu di lapangan, aksi yang pas ialah berupaya melerai, ” kata Barry seperti dikutip BBC pada edisi 2 April 2005.

” Saya belum pernah lihat insiden semacam itu dalam laga yang saya mainkan. Bila Anda lihat kedua-duanya, mereka hanya ingin menang. Kedua-duanya kehilangan ketenangan serta itu disayangkan, tetapi saya percaya mereka menyesal. ”

Selesai kejadian, Bowyer serta Dyer dipanggil menghadap Manager Newcastle Graeme Souness. Kedua-duanya konon meminta maaf ke Souness atas aksi itu, meskipun mereka tidak meminta maaf ke keduanya.

Lihat juga > Hasil Klasemen Liga Inggris

Hal Menarik Lainnya