Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, tidak menyangka timnya kini punya keunggulan sembilan poin dari Manchester City. Hanya saja, menurut Jurgen Klopp, situasi yang kini terjadi tidak berarti apa pun karena kompetisi masih sangat panjang.

Liverpool vs Manchester City pada pekan ke-12 Premier League 2019/2020. Laga digelar di Anfield pada Minggu (10/11/2019) malam WIB. Liverpool meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Manchester City.

Fabinho membuka gol Liverpool pada menit ke-6. Selepas itu, Mohamed Salah dan Sadio Mane membawa The Reds unggul jauh. Man City lantas mendapat hiburan setelah Bernardo Silva mencetak gol pada menit ke-78.

Laga diwarnai sejumlah kontroversi. Josep Guardiola mengklaim ada dua penalti saat Trent Alexander-Arnold dua kali handball. Sedangkan, gol Mohamed Salah juga dinilai berbau offside. Namun, wasit Michael Oliver tidak menggubris protes Man City.

Reaksi Jurgen Klopp

Hasil positif di pekan ke-12 membuat Liverpool makin kokoh di puncak klasemen Premier League. The Reds kini telah meraih 34 poin. Liverpool unggul sembilan poin dari Manchester City yang kini berada di posisi keempat.

Sedangkan, Licester City dan Chelsea merangsek ke posisi ke-2 dan 3 dengan meraih 26 poin. Bagi Jurgen Klopp, keunggulan sembilan poin dari Man City tidak pernah berada di dalam benaknya.

“Hari ini kami benar-benar fokus pada pertandingan ini dan bukan situasi di tabel klasemen dan berapa banyak poin kami di depan City. Itu gila,” ucap Jurgen Klopp dikutip dari Sportsmole.

“Sembilan poin di atas Man City – Anda tidak dapat membayangkan bahwa hal seperti ini akan terjadi sebelumnya,” ucap Jurgen Klopp.

Pada musim 2018/2019 lalu, Liverpool dan Man City bersaing ketat di klasemen. Man City hanya unggul satu poin saja pada klasemen akhir. Man City menjadi juara dengan 98 poin dan Liverpool meraih 97 poin.

Bukan Catatan yang Penting

Keunggulan sembilan poin tentu membuat Liverpool kini berada di jalur yang tepat untuk meraih juara Premier League. Beberapa pengamat juga menyebut persaingan Premier League sudah usai. Namun, Jurgen Klopp merasa hasil tersebut tidak ada artinya.

“Itu tidak penting karena siapa yang ingin menjadi yang pertama di bulan November? Kami ingin menjadi yang pertama di bulan Mei. Ini baru bulan November.”

“Tekanan belum ada di sana. Itu akan datang, tetapi pada saat ini hanya kesempatan dan terus melaju dan melakukan pekerjaan, buang semua yang Anda miliki dan mari kita lihat apa yang terjadi,” tegas mantan pelatih Borussia Dortmund.

Sumber : bola.net