Mario Jardel Pernah Gonta-Ganti Posisi

By Editor-S - pada 7th Mei 20 7:04 pm

ardel pernah dipasang menjadi bek tengah, sebelum akhirnya digeser karena postur tubuh kurang mumpuni.

Bek muda Persib Bandung, Mario Jardel, banyak mengalami perubahan posisi sepanjang kariernya sejak usia dini. Kini, pemain jebolan Diklat Persib itu lebih dikenal sebagai bek kanan.

Pemain asal Bogor tersebut sempat menjalani peran sebagai striker ketika masih di jenjang SSB. Ia bahkan pernah dimainkan sebagai bek tengah, sebelum akhirnya digeser karena fisik.

“Waktu SMP pertamanya sih. Jadi dulu coba-coba jadi pemain belakang, terus kata pelatih waktu itu kamu cocok main di bek,” kata Jardel, dikutip laman resmi Persib.

Sebelumnya menjadi bek tengah. Karena postur badannya kurang ideal untuk posisi itu, jadi lebih memilih jadi bek kanan,” sambung pemain yang tampil impresif selama pramusim 2020 ini.

Nama Mario Jardel sendiri terinspirasi dari pesepakbola asal Brasil dengan nama serupa, yang berposisi sebagai striker. Meski gagal menjadi striker, Jardel-nya Persib merasa tak masalah.

“Banyak yang bilang, enak jadi striker karena mencetak gol dan dipuji, jarang untuk pemain belakang. Tapi, saya sih tidak terlalu mementingkan hal itu,” ucap dia.

“Yang terpenting tampil maksimal sesuai tugas, dan tim menang. Posisi mana pun sama, karena untuk tim,” tutup Jardel.

Hal Menarik Lainnya