Nani: Alex Ferguson Tak Masalah jika Pemainnya Mabuk Karena itu Kakinya pun Keseleo

By DeveloperID - ON 13th Jan 20 12:22 pm

Indonesia – Manchester City menuai kemenangan 3-1 atas Manchester United pada leg I semifinal Carabao Cup, Rabu (8/1/2020) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat satu kaki The Cityzens sudah berada di final. Meskipun begitu, manajer Pep Guardiola tak mau terlena.

Pep Guardiola tetap memasang kewaspadaan tinggi meskipun Manchester City pulang dengan kemenangan cukup besar. Dia mengingatkan kemampuan Manchester United melakukan remontada ‘membalik keadaan’ seperti yang dilakukan pada pentas Liga Champions musim lalu.

“Ini belum selesai. Ingat, ini adalah Manchester United dan kita sudah melihat bagaimana mereka mampu membalikkan keadaan. Musim lalu, contohnya saat melawan PSG. Mereka mencetak gol-gol dan meraih hasil bagus,” urai Pep Guardiola selepas pertandingan leg I semifinal Carabao Cup seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Musim lalu, pada babak 16-besar Liga Champions, Manchester United kalah 0-2 pada leg I di kandang sendiri dari PSG. Namun, secara senasional, Red Devils asuhan Ole Gunnar Solskjaer melakukan remontada dengan memetik kemenangan 3-1 di Parc des Princes. Hasil itu membuat mereka lolos ke perempat final berkat keunggulan agresivitas gol tandang.

Guardiola berharap remontada seperti itu tak terjadi saat timnya menjamu Red Devils di Stadion Etihad pada leg II semifinal Carabao Cup. “Saya harap, bersama para fan, kami dapat tampil bagus dan mencapai final lagi,” ucap dia.

Harapan itu bukan tanpa alasan. Performa kandang Manchester City musim ini tidaklah luar biasa. Tim asuhan Pep Guardiola telah menelan dua kekalahan di Etihad. Salah satunya dari Manchester United pada 7 Desember 2019 dengan skor 1-2.