Maurcio Pochettino secara mengejutkan dipecat Tottenham Hotspur pada Rabu 20 November 2019. Pemecatan yang mendadak ditambah Liga Inggris juga sedang rehat karena jeda internasional membuat Pochettino tidak sempat untuk bertemu dengan para pemain Tottenham.

Pochettino akhirnya meninggalkan pesan perpisahan dengan menuliskan rasa terima kasihnya kepada pemain di papan tulis. Selain berterima kasih, juru taktik berpaspor Argentina itu pun menyatakan para pemain Tottenham akan selalu ada di hatinya dan para staf kepelatihan.

Foto saat Pochettino sedang menulis pesan diunggah salah satu staf kepelatihannya, Jesus Perez ke twitter. Perez menambahkan keterangan COYS, kependekan dari Come On You Spurs yang merupakan slogan suporter Tottenham. Selain itu, Perez juga menambahkan tanda hati di akhir keterangannya.

Perpisahan Pochettino dengan Tottenham memang cukup mengejutkan karena juru taktik berpaspor Argentina itu memiliki jasa yang amat besar. Sejak datang ke Tottenham pada musim panas 2014, Pochettino memberikan sentuhan magisnya untuk The Lilywhites -julukan Tottenham.

Pochettino menaikan level Tottenham yang sebelumnya merupakan tim papan tengah ke persaingan memperebutkan gelar juara. Pochettino mengubah permainan Tottenham jadi lebih agresif, atraktif dan berfokus pada serangan. Tottenham jadi tim yang tidak takut bermain menyerang meski melawan tim-tim besar Inggris.

Pencapaian terbaik Pochettino adalah membawa Tottenham mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub pada musim lalu. Selain itu, Tottenham selalu finis di posisi tiga besar bersama Pochettino sejak Liga Inggris 2015-2016. Bahkan pada musim 2016-2017 Tottenham bersaing ketat untuk menjadi juara tetapi kalah dari Chelsea sehingga hanya berhak menempati posisi dua. Kini tongkat estafet kepelatihan Tottenham dipegang Jose Mourinho yang diharapkan mampu membuat tim asal London Utara itu jadi lebih baik.

Sumber : bola.okezone.com