PSG Dukung Penuh Neymar Yang Mengaku Jadi Korban Rasisme Alvaro Gonzalez

By Editor-B - pada 15th Sep 20 11:28 am

Arenabola.id – Neymar merupakan salah satu dari lima pemain yang dikartu merah dalam keributan saat PSG kalah dari Marseille.

Paris Saint-Germain mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka mendukung penuh Neymar usai bintang Brasil itu menuduh bek Marseille, Alvaro Gonzalez melakukan pelecehan rasial padanya.

Neymar diusir dari lapangan saat menghadapi Marseille di Parc des Princes, Senin (14/9) dini hari WIB, di mana PSG kalah 1-0, yang menjadi kekalahan kedua mereka secara beruntun dalam mengawali Ligue 1 musim 2020/21.

Sang superstar Brasil menuduh Gonzalez, melontarkan kata-kata rasisme yang berujung pada insiden dirinya menempeleng pemain Marseille itu dan membuahkan kartu merah dan keributan menjelang akhir pertandingan.

Keributan itu memunculkan lima kartu merah dan Neymar, selepas pertandingan menulis di Twitter bahwa “satu-satunya penyesalan dirinya adalah tidak memukul wajah si bajingan [Gonzalez].”

Gonzalez juga menggunakan Twitter untuk membantah tuduhan Neymar, mengatakan: “Terkadang Anda harus belajar memahami rasanya kalah dan menerimanya di lapangan.”

Baik bos PSG, Thomas Tuchel dan pelatih Marseille, Andres Villas-Boas mengatakan mereka tidak mendengar pelecehan rasial apa pun sembari menambahkan bahwa hal tersebut memang tidak memiliki tempat dalam sepakbola.

Senin (14/9), PSG merilis pernyataan yang mendukung Neymar, menambahkan bahwa klub mengharapkan agar Ligue 1 dan Federasi Sepakbola Prancis (FFP) menyelidiki insiden tersebut.

“Paris Saint-Germain sangat mendukung Neymar Jr. yang dilaporkan menjadi sasaran pelecehan rasial oleh pemain lawan,” kata klub.

“Klub menyatakan kembali bahwa tidak ada tempat untuk rasisme dalam masyarakat, dalam sepakbola atau dalam hidup kita dan meminta agar semua orang menentang segala bentuk rasisme di seluruh dunia.”

“Selama lebih dari 15 tahun klub telah berkomitmen kuat untuk memerangi segala bentuk diskriminasi bersama mitra klub, SOS Racisme, Licra dan Sportitude.”

“Paris Saint-Germain menanti Komisi Disiplin LFP untuk menyelidiki dan memastikan fakta, dan klub tetap siap membantu LFP untuk memberi bantuan yang diperlukan.”

Selain Neymar, dua pemain PSG lainnya, Layvin Kurzawa dan Leandro Paredes juga mendapat kartu merah karena keterlibatan mereka dalam keributan tersebut.

Di sisi lain, penggawa Marseille, Jordan Amavi dan Dario Benedetto tak ketinggalan diusir dari lapangan karena tidak bisa mengendalikan emosi mereka.

Hal Menarik Lainnya