Striker Dadakan Timnas Indonesia U-19 Merasa Tertantang

Sabtu, 17 April 2021

Arenabola.id – Braif memperkenalkan diri dengan baik ketika harus diposisikan sebagai seorang striker.

Pemain muda Persija Jakarta, Braif Fatari, menjadi sosok yang menghindari timnas Indonesia U-19 dari kekalahan pada laga uji coba kontra Arab Saudi U-19, Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Jumat (11/9) lalu.

Laga tersebut berlangsung sengit dengan dihujani enam gol, dan berakhir sama kuat 3-3. Indonesia yang sempat tertinggal akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit akhir, berkat gol telat dari Braifi di masa injury time.

Hal yang menarik adalah bagaimana Braif dimainkan sebagai seorang penyerang pada partai tersebut. Karena pemain jebolan Garuda Select itu sejatinya adalah seorang gelandang, namun dipasang sebagai striker bersama Irfan Jauhari.bo

Kepercayaan dari pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong, dijadikan Braif sebagai tantangan. Dirinya menegaskan tidak masalah untuk dimainkan di posisi apa pun, dan peran sebagai seorang striker bisa ia jalani dengan cukup bagus.

“Kalau itu saya tidak ada masalah karena saya harus selalu siap diturunkan di posisi mana pun baik itu gelandang mau pun striker. Apalagi itu juga baik untuk saya nanti ke depannya dicoba di posisi baru, dan baik juga untuk tim ke depannya,” ungkap Braif.

Secara postur, Braif cukup ideal memainkan posisi striker dan cukup bisa berduel dengan pemain belakang Arab Saudi. Golnya untuk timnas U-19 juga diciptakan dengan meyakinkan, dengan sedikit giringan di kotak penalti, dan tembakan dari sudut sempit.

Pelatih Persija, Sudirman, memberi apresiasi kepada penampilan Braif bersama Garuda Muda. Sudirman kagum dengan adaptasi Braif bersama timnas U-19, dan posisi baru tentu membuka peluang untuk sang pemain mendapatkan kesempatan bermain lebih.

“Itu bagus sekali buat dia pribadi, dan tentunya juga buat Persija. Karena dengan dengan bermain di posisi striker dia dapat kesempatan bermain di banyak posisi,” beber sosok yang baru saja dilantik sebagai pelatih kepala Persija tersebut.

Secara total, timnas U-19 meraih dua kekalahan dan satu kali imbang selama melaksanakan pemusatan latihan (TC) di Kroasia. Mereka membuka perjalanan di sana dengan kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari Kroasia.

Pada partai berikutnya, timnas U-19 lagi-lagi dihajar oleh tim Eropa, Kroasia, dengan skor memprihatinkan, 7-1. Barulah pada partai ketiga kekalahan bisa dihindari, yakni bermain imbang 3-3 melawan Arab Saudi.

Hal Menarik Lainnya